Senin, 01 Desember 2008

Wacana Tentang Logo

"Perancangan logo?"

Menurut saya perancangan desain logo hampir sama ketika kita membuat gambar bentuk manual dengan menggunakan pencil, mengapa? Sama-sama membutuhkan hasil yang baik, bagus untuk dilihat, rapi, dan bersih dan tidak lepas dari dimensi bentuk, intensitas warna dan komposisi bentuk. Desain Logo yang akan dibuat biasanya membawa sangu = bekal berupa data-data, materi komponen bentuk, dan warna. Kita akan membuat beberapa sket/coretan atau lebih hanya untuk menghasilkan sebuah desain logo yang mempunyai arti dan dapat menjelaskan maksudnya, mempunyai kesatuan antara warna, bentuk, serta jenis font yang digunakan. Jika berhasil sebuah desaiin logo bisa memiliki eye cathcing dan mempunyai stoping power ketika dilihat.
Proses perancangan sebuah desain logo sendiri bagi saya tidak lepas dari materi yang didapat, dalam prosesnya sesuai dengan data-data yang ada. Tidak mungkin dalam sebuah proses perancangan desain logo dibuat begitu saja tanpa ada data-data pelengkap dan materi dari sourcenya. Contoh kecil saja, komunitas perkumpulan motor misalnya desain logonya tidak lepas dari komponen lingkaran dengan kombinasi ada bentuk gear, roda, wings = sayap, nama merk kendaran, chain = rantai, flame = lidah api, bahkan sampai gambar tengkorak. Mereka bangga dengan identitas logo yang dibuat, biasanya diaplikasikan dalam bentuk sticker, kaos, bahkan sampai ke tatto bila perlu.
Kembali pada bagaimana memberikan harga desain logo yang sesuai, setelah berseteru dengan ide, teori, data-data, jiwa, art, dan pikiran (yang kadang bisa membuat migren)? Memang tidak semudah orang jualan tempe goreng, bagaimana menurut anda2 sebagai pekerja seni terapan.


Ini catatan ketika saya masih sekolah d3 deskomvis, mungkin bisa sabagai wacana bagi para pengusaha, penjual produk dan jasa layanan.
Definisi Identitas Logo
Identitas adalah simbolisasi ciri khas yang mengandung diferensiasi dan mewakili citra organisasi. Identitas dapat berasal dari sejarah, filosofi/visi/cita-cita, misi/fungsi, tujuan, strategi atau program.
Unsur Umum Identitas
Nama, logo, slogan dan maskot
Sistem grafis dan elemen visual yang standar: warna, gambar, bentuk huruf dan tata letak.
Aplikasi pada media resmi (official) dan media komunikasi, publikasi dan promosi (komersial)
Logo adalah simbolisasi identitas yang berbentuk gambar, tulisan, warna atau kombinasi antara ketiganya. Bentuk logo dapat berupa: logotype (berasal dari huruf) dan logograph/logogram (berasal dari gambar)

Fungsi Logo
Dari sisi pemasaran, untuk membangun AIDA (Attraction, Interest, Desire, Action) konsumen/khalayak. Dari sisi brand image, untuk membangun citra mindset konsumen mulai tahap Introduction, Positioning, Loyalty dan Aura.
Nama atau merek adalah janji penjual untuk secara konsisten menyampaikan serangkaian ciri-ciri, manfaat dan jasa tertentu kepada para pembeli. Merek yang baik juga memberikan jaminan tambahan yaitu kualitas.
Fungsi nama/merek
Alat pembeda suatu produk dengan pesaingnya.
Alat promosi dan daya tarik produk
Alat pembangun citra, pemberi keyakinan, jaminan kualitas dan prestise
Alat pengendali pasar
Kriteria nama/merek
Khas atau unik (mengandung diferensiasi)
Menggambarkan manfaat, kualitas dan servis produk
Mudah dikenal dan diingat
Tidak mengandung arti yang buruk/berasosiasi negatif/rancu.
Dapat menyesuaikan diri (adaptable) dengan perubahan (changes).

Kuliah Bahasa Gambar oleh Drs. Umar Hadi, MS.